JUDUL: PROYEK SILUMAN TERBONGKAR! RUMAH KACA HYDROPONIK RP APBD DI DUREN MEKAR BOJONGSARI TANPA PAPAN ANGGARAN, TANPA PENGAWAS, TANPA APD – DIDUGA POKIR DEWAN & DINAS PERTANIAN DEPOK MAIN MATA!
DEPOK – http://JEJAKKEJAHATAN.COM. Bau busuk korupsi APBD kembali tercium di Kota Depok! Proyek pembangunan Rumah Kaca Hydroponik di Kelurahan Duren Mekar, Kecamatan Bojongsari, disoroti tajam oleh awak media karena dikerjakan secara siluman dan bodong.
Pantauan Jejak Kejahatan, Senin 12/10/2026, lokasi proyek yang katanya bakal jadi percontohan Kota Depok ini TIDAK MEMASANG PAPAN ANGGARAN, TIDAK ADA PENGAWAS LAPANGAN, DAN PEKERJA TANPA APD!
Ini jelas melanggar UU No. 14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik dan Perpres No. 16 Tahun 2018 Tentang Pengadaan Barang/Jasa. Setiap proyek APBD wajib transparan soal nilai anggaran, volume, sumber dana, dan pelaksana.
TERBONGKAR: INI PROYEK POKIR DEWAN!
Setelah ditelusuri, proyek ini ternyata bukan program murni Dinas, melainkan anggaran Pokir (Pokok Pikiran) salah satu anggota DPRD Kota Depok yang bekerja sama dengan Dinas Pertanian Kota Depok. Pelaksananya adalah salah satu PT dengan pelaksana lapangan bernama Rizal.
Dibangun di atas lahan garapan, proyek ini rencananya akan menjadi pilot project hydroponik Kota Depok. Namun ironisnya, warga sekitar pun bingung.
“Saya tidak tahu permasalahan rumah kaca hydroponik itu dan kegunaannya untuk apa,” ujar salah satu warga di sekitar lokasi dengan nada heran.
Warga tidak pernah disosialisasikan! Tahu-tahu ada bangunan besi berdiri tanpa kejelasan manfaat untuk warga Duren Mekar.
KONSTRUKSI ASAL-ASALAN, RAWAN AMBRUK!
Yang lebih berbahaya adalah aspek teknis. Proyek rumah kaca hydroponik ini harus sesuai Gambar Kerja, RAB, kedalaman pondasi, lebar, panjang, dan ketinggian tiang-tiang penyangga agar kuat menahan angin kencang.
Tanpa pengawas dan tanpa gambar yang dipajang di lokasi, bagaimana publik bisa tahu speknya sesuai atau tidak? Jika tiang tidak sesuai kedalaman, sekali angin puting beliung, ambruk dan bisa makan korban!
UANG RAKYAT, HARUS ADA PERTANGGUNGJAWABAN!
Ini bukan uang pribadi. Ini APBD Kota Depok, uang rakyat hasil bayar pajak! Proyek siluman seperti ini wajib ada pertanggungjawaban.
Kami mendesak:
1. Kepala Dinas Pertanian Kota Depok segera buka ke publik: Berapa nilai anggaran APBD untuk Rumah Kaca Hydroponik Duren Mekar? PT apa pelaksananya? Mana RAB dan Gambarnya?
2. Anggota DPRD Kota Depok pemilik Pokir tersebut jangan sembunyi! Jelaskan kepada warga Duren Mekar, apa manfaat proyek ini untuk mereka, bukan untuk pencitraan?
3. Inspektorat dan Kejari Kota Depok turun sidak! Periksa dugaan mark-up, periksa kesesuaian tiang dan pondasi. Jika terbukti proyek bodong tanpa papan anggaran dan APD, hentikan dan black list PT pelaksana atas nama Rizal tersebut!
Transparansi adalah harga mati! Jangan jadikan Bojongsari sebagai lahan bancakan proyek Pokir siluman!
Laporan: Tim Jejak Kejahatan – Bojongsari, Depok












