Pimpinan MediaPresisi.id Berduka, Selamat Jalan Mama Ahustha Dolongseda, Kini Engkau Beristirahat dalam Damai di Rumah Bapa sorga

BITUNG, SULAWESI UTARA – Kabar duka menyelimuti keluarga besar pimpinan MediaPresisi.id atas berpulangnya Mama Ahustha Dolongseda, sosok orang tua sekaligus mertua tercinta yang telah menjadi bagian penting dalam kehidupan keluarga. Kepergian almarhumah meninggalkan kesedihan mendalam bagi sang suami, anak-anak, cucu-cucu, serta seluruh keluarga yang mencintai dan mengasihinya. Duka ini bukan sekadar kehilangan seorang ibu, melainkan juga kehilangan sosok penuh kasih yang kenangannya akan terus hidup di hati orang-orang terdekat.

Mama Ahustha Dolongseda telah berpulang pada Rabu, 28 Oktober 2026, pukul 12.00 WITA, di rumah duka, kawasan Asabri Satu, Kelurahan Girian Indah, Kecamatan Girian, Kota Bitung, Sulawesi Utara. Kepergiannya mengejutkan keluarga, kerabat, dan masyarakat di lingkungan Asabri Satu. Banyak yang tidak menyangka bahwa perpisahan itu datang begitu cepat, meninggalkan kesedihan yang sulit diungkapkan dengan kata-kata.

Di tengah suasana duka, keluarga mengenang perjuangan Mama Ahustha selama menjalani masa sakit dan perawatan di Rumah Sakit Manembo-nembo. Kini, segala penderitaan dan beban sakit yang selama ini dirasakannya telah berakhir. Meski keluarga harus merelakan kepergiannya dengan hati yang berat, terselip doa dan pengharapan bahwa almarhumah kini telah memperoleh ketenangan dalam kasih Tuhan, tanpa lagi merasakan sakit seperti yang pernah dideritanya.

Bagi sang suami, anak-anak, dan cucu-cucunya, Mama Ahustha Dolongseda akan selalu dikenang sebagai sosok yang memiliki tempat istimewa dalam keluarga. Kehangatan, kasih sayang, nasihat, dan kebersamaan yang pernah diberikan menjadi kenangan berharga yang tidak akan tergantikan. Walaupun kini tidak lagi dapat melihat senyum dan merasakan kehadirannya secara langsung, cinta seorang ibu dan oma akan tetap hidup dalam doa serta perjalanan keluarga yang ditinggalkannya.

Pimpinan MediaPresisi.id menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya Mama Ahustha Dolongseda. Dengan penuh kasih, keluarga mengucapkan selamat jalan kepada sosok ibu dan oma tercinta yang telah menyelesaikan perjalanan hidupnya di dunia. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan penghiburan untuk menerima kenyataan ini. Kehilangan memang menyakitkan, tetapi kasih dan kenangan yang telah ditanamkan almarhumah akan senantiasa menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan keluarga.

Dalam iman Kristiani, keluarga menyerahkan kepergian Mama Ahustha ke dalam kasih dan kehendak Tuhan. Firman Tuhan dalam Pengkhotbah 3:1–2 mengingatkan bahwa segala sesuatu memiliki waktunya, termasuk waktu untuk lahir dan waktu untuk meninggal. Ayat ini menjadi pengingat bahwa kehidupan manusia berada dalam penyertaan Tuhan. Kiranya pengharapan iman memberikan penghiburan bagi keluarga, agar dapat melewati masa kehilangan dengan hati yang dikuatkan oleh doa dan kasih Tuhan.

Selamat jalan, Mama Ahustha Dolongseda, oma yang kami cintai dan kasihi. Engkau telah meninggalkan sang suami, anak-anak, dan cucu-cucumu, tetapi kasihmu tidak akan pernah hilang dari hati kami. Kini engkau tidak lagi menanggung beban sakit yang selama ini engkau derita. Beristirahatlah dengan tenang dalam damai Tuhan dan dalam pengharapan akan rumah Bapa di Surga. Kami akan selalu mengenangmu, Mama. Namamu tetap hidup dalam doa, kasih, dan kenangan kami sepanjang masa. Jalanmu kini menjadi kenangan bagi kami yang masih melanjutkan perjalanan di dunia. Selamat jalan, Mama tercinta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jagan mengambil salin apa pun di konten ini