Mini Makkah Kyai Marogan Hadirkan Manasik Ceria, Cara Asyik Kenalkan Ibadah Haji Sejak Usia Dini

Mini Makkah Kyai Marogan Hadirkan Manasik Ceria, Cara Asyik Kenalkan Ibadah Haji Sejak Usia Dini

Palembang – Mengenalkan ibadah haji dan umrah kepada anak-anak kini bisa dilakukan dengan cara yang lebih menyenangkan. Pesantren Tahfiz Kyai Marogan menghadirkan program Mini Makkah di Marogan Park, sebuah kawasan edukasi religi yang dirancang untuk memberikan pengalaman belajar manasik haji dan umrah secara langsung, khususnya bagi anak-anak sekolah TK melalui program Paket Manasik Ceria.

Konsultan Pendidikan Pesantren Tahfiz Kyai Marogan, Ustadz Iman Martika, menjelaskan bahwa program ini menjadi salah satu upaya menghadirkan pendidikan keagamaan yang interaktif, menyenangkan, dan mudah dipahami oleh berbagai kalangan, mulai dari anak usia dini hingga orang dewasa.

“Melalui Manasik Ceria, anak-anak tidak hanya mendengar penjelasan tentang ibadah haji dan umrah, tetapi juga bisa mengenal dan mempraktikkan tahapan manasik melalui miniatur yang telah disiapkan. Harapannya, pembelajaran agama menjadi lebih menyenangkan sekaligus membentuk karakter anak sejak dini,” ujar Ustadz Iman Martika.

Marogan Park dilengkapi sejumlah fasilitas edukasi manasik, di antaranya miniatur Ka’bah dengan ukuran yang disebut setara dengan fasilitas serupa di Asrama Haji, area lempar jumrah, serta sarana pendukung lainnya. Kawasan ini juga mengusung konsep wisata religi yang dipadukan dengan fasilitas pertemuan dan restoran untuk memberikan pengalaman kunjungan yang lebih nyaman.

Menurut Ustadz Iman, kehadiran Mini Makkah juga menjadi bagian dari pengembangan wakaf produktif Pesantren Tahfiz Kyai Marogan. Melalui pengelolaan kawasan yang produktif, pesantren berharap dapat membangun kemandirian ekonomi sekaligus mendukung pembiayaan pendidikan bagi anak yatim dan kaum duafa.

“Kami ingin tempat ini bukan sekadar menjadi lokasi wisata religi, tetapi juga memberikan manfaat yang lebih luas. Selain menjadi sarana belajar agama, pengembangannya diharapkan ikut membantu perekonomian pesantren sehingga manfaatnya bisa dirasakan oleh anak-anak yatim dan duafa,” ungkapnya.

Ke depan, pengelola Marogan Park juga membuka peluang kerja sama dengan sekolah, lembaga pendidikan, TPA/TPQ, hingga biro perjalanan haji dan umrah untuk menghadirkan kegiatan manasik yang edukatif dan terjangkau.

Dengan tarif mulai dari Rp 50.000 per peserta, program ini diharapkan menjadi alternatif pembelajaran manasik yang ramah bagi keluarga dan lembaga pendidikan.

Ustadz Iman berharap, hadirnya Mini Makkah dapat memperluas pilihan masyarakat dalam mempelajari tata cara ibadah haji dan umrah, sekaligus memperkuat pendidikan karakter dan nilai-nilai religius sejak usia dini.

“Harapan kami, anak-anak bisa belajar dengan gembira, mengenal makna ibadah, dan tumbuh dengan karakter yang baik. Dari pendidikan seperti inilah kita ikut menjaga nilai-nilai keagamaan dan membangun generasi yang lebih baik,” tutupnya.(Heri Yanto,)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jagan mengambil salin apa pun di konten ini