Golkar Sumba Tengah Gandeng Bank NTT Sosialisasikan KUR di HUT RI ke-81, Peserta Tembus 2.786 Orang

jejakkejahatan ,Sumba tengah|– Dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-81, DPD Partai Golkar Sumba Tengah bersama Bank NTT menggelar sosialisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) “Wai Bakul Jejak Kejahatan” pada Kamis, 13 Agustus 2026.

‎Kegiatan ini dilaksanakan serentak di seluruh wilayah Provinsi NTT yang terdiri dari 22 kabupaten/kota atas inisiatif DPD I Partai Golkar NTT. Titik pusat kegiatan berada di Aula Kantor DPD I Partai Golkar di Kupang dan terhubung melalui zoom ke seluruh daerah, termasuk Kantor DPD II Partai Golkar Kabupaten Sumba Tengah.

‎Di Sumba Tengah, acara diikuti sekitar 100 orang yang terdiri dari pengurus partai tingkat kabupaten dan kecamatan, simpatisan, serta pelaku usaha.

‎*Target Terlampaui*
‎Ketua DPD I Partai Golkar NTT dalam sambutannya mengatakan kegiatan ini bertujuan memediasi masyarakat untuk mendapatkan sosialisasi, pelatihan dan edukasi dari Bank NTT tentang kredit lunak bagi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah.

‎“Mestinya kader Golkar, simpatisan dan pelaku usaha di 22 kabupaten/kota hanya 2.500 orang. Tapi kenyataannya sampai kegiatan berlangsung, peserta yang terdaftar mencapai 2.786 orang. Melebihi target,” ujarnya.

‎Ia menegaskan tujuan utama program ini adalah meningkatkan ekonomi masyarakat. “Hanya dengan KUR kita dapat memulihkan anak bangsa dari belenggu kemiskinan. Namun tidak semua yang hadir otomatis mendapat bantuan kredit. Yang menentukan adalah Bank NTT, berdasarkan data yang diisi dan hasil verifikasi lapangan. Jika benar-benar ada usaha dan layak, itu yang akan dibantu,” jelasnya.

‎*Bank NTT Dapat Suntikan Modal Rp350 Miliar*
‎Direktur Bank NTT menyampaikan bahwa tahun ini Bank NTT mendapat suntikan modal dari Pemprov NTT sebesar *Rp350.000.000.000* yang dibagikan ke seluruh cabang di 22 kabupaten/kota di NTT, serta di NTB dan Bali.

‎“Ini bukan hibah atau bansos. Ini uang pemerintah daerah yang kami kelola dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan,” tegasnya.

‎Ia merinci, bunga KUR yang diluncurkan hanya *6% per tahun* atau *0,5% per bulan*. Khusus cabang Wai Bakul di Sumba Tengah, Bank NTT mendapat alokasi dana sebesar *Rp13 miliar* dari Pemprov.

‎Jenis kredit yang ditawarkan meliputi: kredit modal usaha, kredit fasilitas usaha, kredit konsumsi, dan kredit imigrasi bagi PT yang memberangkatkan TKI secara legal.

‎*Rincian Plafon:*
‎- *Usaha Mikro*: Rp1.000 – Rp100.000.000. Tanpa agunan
‎- *Usaha Kecil*: Rp101.000.000 – Rp1.000.000.000
‎- *Usaha Menengah*: Rp1.000.000.000 – Rp5.000.000.000

‎Untuk bunga 0,5% per bulan hanya berlaku bagi debitur baru yang belum pernah punya KUR/kredit di bank mana pun. Jika pinjaman pertama lunas, pinjaman kedua bunganya 7% per tahun, dan pinjaman ketiga 8% per tahun. Bagi yang pernah menunggak di lembaga keuangan mana pun, pengajuan tidak akan dilayani.

‎*Apresiasi Menteri UMKM dan Pesan Gubernur NTT*
‎Sosialisasi tingkat provinsi juga dihadiri Menteri UMKM. Dalam sambutannya, Menteri mengapresiasi Gubernur NTT, Partai Golkar, dan Bank NTT yang memanfaatkan momentum kemerdekaan untuk memberi nilai plus bagi masyarakat NTT.

‎“Abang Melki adalah senior saya dan sangat bersinergi,” katanya. Ia juga menyebut pemerintah pusat lewat pidato kenegaraan Presiden Prabowo akan lebih banyak menyoroti prioritas pembangunan ekonomi UMKM.

‎Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, dalam sambutannya mengingatkan sejarah penjajahan karena bangsa ini tidak punya modal dan teknologi.

‎“Saat ini kita merdeka tapi belum menikmati hasil sendiri karena belum punya alat teknologi yang memadai. Air melimpah tapi beras beli dari luar, minyak goreng beli, pakaian beli. Padahal bahan mentahnya ada di kita,” ujarnya.

‎“Melalui Bank NTT kita kucurkan KUR untuk mendorong pelaku usaha membeli peralatan mengolah bahan mentah jadi bahan jadi. Ke depan NTT harus jadi daerah yang menjual hasil olahan, bukan membeli hasil jadi dari daerah lain,” tegas Gubernur. Ia juga menghimbau partai lain meniru langkah Golkar untuk kesejahteraan rakyat.

‎*Penutupan di Sumba Tengah*
‎Acara di Kantor DPD II Golkar Sumba Tengah ditutup oleh Ketua DPD II, Melkianus Umbu Hunggar. Ia meminta para peserta memanfaatkan peluang ini dan menjaga kepercayaan jika nanti mendapat bantuan.

‎“MMR JK” menjadi penegasan agar masyarakat menjaga komitmen pembayaran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jagan mengambil salin apa pun di konten ini