GERANAT’S JATIM Kembali Gelar Aksi di Jakarta, 1.000 Ojol Siap Suarakan Tuntutan Nasional
SURABAYA, Jejak Kejahatan.com– Gerakan Rakyat Transportasi Online Jawa Timur (GERANAT’S JATIM) memastikan akan kembali menggelar aksi konvoi keadilan menuju Jakarta pada Rabu, 18 November 2026.
Aksi tersebut diperkirakan melibatkan sekitar 1.000 pengemudi ojek online (ojol) dari berbagai daerah di Jawa Timur.Humas GERANAT’S JATIM, Piki Wahyudi, membenarkan rencana keberangkatan tersebut.
Ia menyampaikan bahwa aksi ini merupakan bentuk perjuangan para pengemudi transportasi online dalam menyuarakan aspirasi serta menuntut kepastian hukum, perlindungan, dan kesejahteraan driver.Berdasarkan surat pemberitahuan Nomor 20/GERANAT’S/FDTOI/XI-2026 tertanggal 4 November 2026, massa dijadwalkan berkumpul di Bundaran Waru/CITO Surabaya mulai pukul 08.00 WIB sebelum bertolak menuju Istana Negara dan Gedung DPR RI di Jakarta.
Peserta aksi berasal dari berbagai wilayah, mulai Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Malang Raya, Pasuruan, Mojokerto, Banyuwangi, Kediri, Madiun hingga sejumlah daerah lainnya di Jawa Timur.
Dalam aksi tersebut, GERANAT’S JATIM membawa empat tuntutan utama, yakni kenaikan tarif penumpang roda dua, regulasi pengantaran barang dan makanan untuk kendaraan roda dua maupun roda empat, penetapan tarif bersih roda empat, serta penerbitan Undang-Undang Transportasi Online Indonesia.

Piki menegaskan, perjuangan tersebut bukan sekadar kepentingan organisasi, melainkan menyangkut masa depan dan kesejahteraan para pengemudi transportasi online secara luas.
Pihaknya berharap pemerintah pusat tidak hanya menerima aspirasi para driver, tetapi juga memberikan langkah konkret melalui regulasi yang jelas, kepastian tarif, dan perlindungan hukum.”Harapan kami, suara rekan-rekan driver dari Jawa Timur mendapat perhatian serius dan menghasilkan kebijakan nyata bagi kesejahteraan pengemudi transportasi online,” tegasnya.
GERANAT’S JATIM berharap aksi tersebut menjadi momentum bagi pemerintah untuk membuka ruang dialog dan menghadirkan kebijakan yang lebih adil bagi seluruh pengemudi transportasi online di Indonesia.













