Sumut 29/08/2026 jejak kejahatan.web.id
“Saya mengatakan bahwa GRIB tidak terlibat di dalam kerusuhan tersebut. Secara institusi, kelembagaan ya, kami orang hukum pasti mengetahui jika ada pergerakan-pergerakan seperti itu,” kata Kuasa hukum GRIB Jaya, Wilson Colling, saat dikonfirmasi Kompascom melalui pesan singkat, Jumat (28/8/2026).
Menurut Colling, tak ada instruksi yang disampaikan Ketua Umum GRIB Jaya, Rosario de Marshall alias Hercules, kepada anggotanya untuk turun dalam demonstrasi pada Kamis.
Sebaliknya, Hercules menginstruksikan anggotanya untuk menjaga ketertiban umum dengan tidak ikut berdemonstrasi.
Hercules, kata Colling, menyampaikan bahwa tidak turun dalam aksi demonstrasi merupakan bentuk dukungan kepada aparat penegak hukum (APH) dalam menjaga ketertiban.
“Karena Jakarta adalah milik kita semua. Oleh karena itu kita jaga ketertiban jangan sampai ada masalah. Untuk menjaga keamanan ketertiban adalah kita semua, termasuk GRIB juga menjaga kenyamanan, ketertiban untuk Jakarta yang damai, aman, dan nyaman,” tutur dia.
Adapun nama GRIB Jaya disebut-sebut warganet sebagai pihak yang berhadapan dengan warga di sekitar Pejompongan, Jakarta Pusat, saat terjadi kerusuhan.
GRIB Jaya juga dikaitkan dengan truk yang dibakar massa pada Kamis malam. Truk tersebut menjadi sasaran massa karena diduga mengangkut anggota organisasi kemasyarakatan (ormas).
warta SANDI/Team








