KABUT ASAP SEMAKIN TEBAL! DIKBUD MERANGIN RESMI LIBURKAN SEKOLAH HARI INI — TK HINGGA SMP BELAJAR DARING!

MERANGIN, 7 September 2026 — Kabut asap yang kian pekat dan tak kunjung reda akhirnya memaksa Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Merangin mengambil keputusan tegas! Mulai hari ini, Senin 7 September 2026, seluruh jenjang TK, SD, dan SMP se-Kabupaten Merangin DILIBURKAN dari kegiatan tatap muka!

Kondisi Udara Semakin Mencemaskan

Kabut asap yang menyelimuti Bangko dan seluruh wilayah Merangin kian hari kian memburuk, kualitas udara tak lagi aman terutama bagi anak-anak yang paru-parunya masih rentan. Demi kesehatan dan keselamatan ribuan peserta didik, Dikbud Merangin akhirnya turun tangan.

“Keselamatan dan kesehatan anak-anak adalah prioritas utama! Untuk itu, seluruh sekolah kami instruksikan libur tatap muka mulai hari ini.”
Dr. Misrinadi, Kepala Dikbud Merangin

Belajar Tetap Berjalan — Tapi dari Rumah!

Libur tatap muka bukan berarti libur belajar! Seluruh siswa diminta tetap di rumah dan mengikuti pembelajaran secara daring/online sampai kualitas udara dinyatakan aman dan membaik. Batas waktu berakhirnya kebijakan ini belum ditentukan akan dievaluasi setiap hari.

Bagi yang sudah terlanjur ke sekolah: Dikbud meminta pihak sekolah segera menyuruh anak-anak pulang ke rumah demi keamanan kesehatan mereka.

 Orang Tua Diminta Waspada & Lindungi Anak!

Kepala Dikbud Dr. Misrinadi mengimbau seluruh orang tua dan wali murid:

  • Kurangi aktivitas anak di luar rumah
  • Wajib pakai masker jika terpaksa keluar
  • Tutup pintu-jendela saat asap tebal
  • Perbanyak minum air putih & jaga daya tahan tubuh
  • Pantau terus perkembangan kondisi asap dari sekolah dan Surat Edaran Segera Menyusul

Keputusan ini diambil setelah menerima perintah langsung dari pimpinan. Pihak Dikbud akan segera menggelar rapat koordinasi bersama Pemkab Merangin untuk membahas langkah selanjutnya, dan Surat Edaran Resmi akan segera disebarkan.

“Kami terus memantau kondisi udara setiap saat. Sekolah kembali dibuka hanya setelah udara benar-benar aman untuk dihirup semua orang.” tegas Dr. Misrinadi.

 
Reporter : Rudianto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jagan mengambil salin apa pun di konten ini