Satu‑satunya Jalan, Jembatan Gantung Ojo Lali–Gistang Memprihatinkan!
WAY KANAN, LAMPUNG — Kondisi jembatan gantung yang menjadi urat nadi sekaligus satu‑satunya jalur penghubung antara Kampung Ojo Lali dan Kampung Gistang, Kecamatan Umpu Semeguk, Kabupaten Way Kanan, kini memprihatinkan sekali. Kerusakan sudah sangat parah, papan lantai banyak yang rapuh, berlubang besar, bahkan ada bagian yang hilang sama sekali, sehingga sangat berbahaya bagi siapa saja yang melintas.
Warga setempat yang enggan disebutkan namanya menyampaikan rasa cemas dan keprihatinan yang mendalam melihat kondisi jembatan ini semakin hari semakin rusak dan tidak ada perbaikan sama sekali. Padahal jembatan ini adalah satu‑satunya akses yang menghubungkan kedua kampung tersebut. Jika tidak lewat sini, warga tidak punya jalan lain untuk berpergian, berdagang, mengantar anak sekolah, maupun beraktivitas sehari‑hari.
“Sangat miris sekali keadaan jembatan ini. Papan‑papannya sudah banyak yang rusak, kopong, bahkan ada yang hilang tak tahu ke mana perginya. Sebenarnya sudah lama sekali tidak layak dipakai, tapi mau bagaimana lagi? Ini cuma satu‑satunya jalan penghubung antara Kampung Ojo Lali dan Kampung Gistang. Mau lewat mana lagi kalau bukan lewat sini? Kami terpaksa tetap lewat walau hati berdebar takut jatuh atau celaka,” ujar warga dengan nada cemas.
Setiap hari, warga dari kedua kampung harus berjuang menyeberangi jembatan yang miring, bergoyang, dan penuh lubang itu. Anak‑anak sekolah berjalan hati‑hati menginjak sisa papan yang masih ada, petani membawa hasil kebun dengan susah payah, ibu‑ibu membawa kebutuhan pokok sambil berpegangan erat pada tali pengaman yang pun sudah mulai rapuh. Sedikit saja salah melangkah, bahaya bisa terjadi kapan saja.
Sudah berkali‑kali warga berharap ada perhatian dari pihak berwenang, namun sampai saat ini belum ada tanda‑tanda perbaikan. Warga sangat khawatir jika dibiarkan terus, suatu saat nanti bisa terjadi kecelakaan fatal yang merenggut nyawa.
Oleh karena itu, seluruh masyarakat Kampung Ojo Lali maupun Kampung Gistang dengan penuh harap dan doa memohon kepada pemerintah daerah, Dinas PUPR, serta seluruh instansi terkait agar segera meninjau lokasi, menanggapi keluhan ini, dan segera merenovasi atau membangun kembali jembatan gantung tersebut. Jangan sampai menunggu ada korban baru diambil tindakan.
Warga berharap akses penghubung antar kampung ini kembali aman, kokoh, dan layak digunakan demi keselamatan, kenyamanan, serta kelancaran kehidupan ekonomi dan sosial masyarakat setempat.
Kami kawal, kami pantau, demi keselamatan warga Way Kanan!
(Revoter:Basar rudin)












