Sebanyak 650 jiwa dari Desa Kuta Tengah diungsikan ke Desa Sukatepu, Kabupaten Karo, Selasa (1/9/2026).
Langkah evakuasi ini dilakukan guna mengantisipasi ancaman bahaya erupsi susulan Gunung Sinabung.
Pantauan Tribun Medan di lokasi, warga yang mengungsi mulai membentangkan tikar di jambur (balai pertemuan adat) yang telah disediakan.
Mereka mulai memetakan posisi tempat beristirahat untuk malam nanti sekaligus merapikan perlengkapan tidur.
Sesuai skema pembagian lokasi, kaum perempuan akan menginap di dalam area bangunan Koperasi Desa Merah Putih Sukatepu, sementara kaum laki-laki beristirahat di area jambur.
Salah seorang warga Desa Kuta Tengah, Arifta Br Karo (59), menyampaikan sejumlah keluhan mendesak terkait kondisi di fasilitas pengungsian.
“Keluhannya tolong diperbanyak kamar mandinya, terus sediakan air bersih minimal untuk MCK,” ujar Arifta kepada Tribun Medan, Selasa (1/9/2026).
Arifta menceritakan, perlengkapan tidur pengungsi saat ini masih sangat terbatas pada alas tikar dan selimut.
Ia berharap ada intervensi dan bantuan dari Pemkab Karo maupun Pemerintah Provinsi Sumatera Utara agar tempat pengungsian bisa lebih layak serta nyaman.
“Tempat tidurnya paling, ini masih tikar saja. Malam nanti dingin sekali. Kamar mandi cuma ada enam, sementara di sini ada ratusan warga,” ungkapnya.
Selain masalah sanitasi, Arifta juga mendesak agar dapur umum segera didirikan agar warga dapat mengolah makanan untuk kebutuhan keluarga.
“Dapur umumlah diadakan, karena kami bingung ini mau makan belum ada tempat dapur umum buat makanan, sudah dari siang belum makan,” tegasnya.
Bobby Janji Tambah Fasilitas
Menanggapi keluhan pengungsi, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menyatakan pihaknya akan segera memenuhi kebutuhan mendesak para pengungsi, mulai dari pembuatan dapur umum hingga penambahan fasilitas sanitasi.
“Nanti malam ibu-ibu tidur di dalam bangunan Kopdes Merah Putih, bapak-bapaknya di jambur ini. Nanti kita tambah selimut, dan buka dapur umum serta menambah bilik kamar mandi,” jelas Bobby.
Ia juga meminta seluruh warga terdampak untuk bersabar menghadapi musibah erupsi Gunung Sinabung ini.
“Saya minta ibu-ibu untuk bersabar. Dan semoga ini segera pulih dan bisa pulang ke rumah lagi,” pungkasnya. (BB)












